OKP (Organisasi KePemudaan) dan OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) adalah 2 Organisasi yang sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Di setiap kedua Organisasi itu mempunyai struktur dan ketetapan yang mutlak, seperti peran Ketua dan Pembina.
Saya akan sedikit menjabarkan fungsi keduanya dan hal yang sering menjadi pelencengan.
Fungsi Pembina :
1. Memberi Advice terhadap ketua dalam atau sebelum program dijalankan
2. Pengawas dan Pelindung dari Organisasi
3. Sebagai Panutan dari Ketua Organisasi
Fungsi Ketua :
1. Penentu dari sebuah program
2. Pemberi wewenang mutlak dalam Organisasi
3. Penampung aspirasi anggota
4. Ujung Tombak sebuah Organisasi
Hal yang sering dilencengkan adalah saat penentuan, banyak Pembina yang terlalu memaksakan kehendaknya sendiri kepada Ketua, sehingga Ketuanya merasa tertekan. Ini Tidak Benar!! karena penentu dari semuanya adalah Ketua. Sehingga Ketua tidak boleh terikat oleh siapapun. Harus Bijak. Pembina pun tidak boleh ikut campur dalam keputusan Ketua, karena pada dasarnya Ketualah yang menentukan. Pembina sebatas menasihati, bukan memerintah Ketua. Artinya, Pembina tak bisa Menentukan, karena yang menentukan adalah Ketua.
Contoh Kasus :
Sebuah Osis SMP XXX sedang membuat proposal Kegiatan, Namun sang Pembina malah menentukan ini harus dilaksanakan apa tidak. Ini bukan hal yan benar, Ketua pun harus tetap menjaga pendiriannya, Tegas dalam memberikan Tugas, dan tidak bisa dipengaruhi, harus berani mengambil keputusan, Tidak boleh tidak mempertimbangkan sesuatu, karena Ketua akan mempertanggung jawabkan segalanya.
Karena itu, untuk para Ketua dari sebuah Organisasi, Beranilah, jangan pernah terikat dengan siapapun, Tegas, dan Berpendirian Teguh. Karena Ketua adalah Panutan untuk semua Anggota Organisasi
Good Luck and Start To Become Wise
Dedicated To OSIS Pelita Bangsa Junior High School
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar